Laba bersih yang tumbuh tinggi di laporan keuangan belum menjamin emiten benar-benar menerima uangnya. Cara menilai kualitas laba emiten adalah membandingkan profit yang dilaporkan dengan arus kas operasi, lalu memeriksa pos-pos yang membuat keduanya berbeda. Selisih yang lebar dan berulang biasanya menjadi tanda awal masalah.
Mengapa laba dan kas bisa berbeda
Laporan laba rugi disusun dengan basis akrual. Pendapatan dicatat saat barang atau jasa diserahkan, walau pembeli belum membayar. Beban dicatat saat kewajiban muncul, walau uangnya belum keluar. Akibatnya, emiten bisa membukukan laba besar sementara kas di rekening tetap tipis karena piutang menumpuk.
Arus kas operasi di laporan arus kas menunjukkan uang yang benar-benar masuk dan keluar dari kegiatan usaha. Kalau laba bersih naik tiga tahun berturut-turut tetapi arus kas operasinya negatif, ada yang perlu ditelusuri lebih jauh.
Rasio pertama yang perlu dicek: laba versus arus kas operasi
Bagi laba bersih dengan arus kas operasi, atau sebaliknya. Untuk banyak sektor, arus kas operasi yang sehat setidaknya mendekati laba bersih. Rasio arus kas operasi terhadap laba bersih di bawah 0,5 selama beberapa periode menandakan sebagian besar profit belum berubah menjadi kas.
Ada pengecualian yang wajar. Emiten yang sedang ekspansi cepat biasanya menyerap kas untuk persediaan dan piutang sebelum penjualan lunas. Yang menjadi masalah adalah pola selisih yang terjadi terus-menerus tanpa penjelasan di catatan atas laporan keuangan.
Untuk membandingkan beberapa emiten sekaligus, lihat cara riset saham dari laporan keterbukaan emiten agar datanya diambil dari sumber resmi, bukan ringkasan pihak ketiga.
Memeriksa komponen akrual
Akrual adalah bagian laba yang belum berwujud kas. Piutang usaha, persediaan, dan pendapatan diterima di muka adalah tiga pos yang paling sering menjelaskan selisih laba dengan kas. Perhatikan arah perubahannya dari periode ke periode.
- Piutang usaha yang tumbuh jauh lebih cepat daripada penjualan mengindikasikan penagihan melambat atau penjualan didorong lewat syarat pembayaran longgar.
- Persediaan yang menumpuk sementara penjualan datar bisa berarti barang sulit terjual, dan nilai persediaan berisiko diturunkan di kemudian hari.
- Cadangan kerugian piutang yang justru mengecil saat piutang membesar patut dipertanyakan, karena risikonya naik tetapi beban yang diakui turun.
Angka-angka ini tersedia di neraca dan catatan atas laporan keuangan. Membacanya butuh waktu, tetapi di situlah letak informasi yang tidak muncul di berita kuartalan.
Pos luar biasa dan laba sekali muncul
Sebagian emiten membukukan keuntungan dari penjualan aset, revaluasi properti, atau selisih kurs yang menguntungkan. Pos seperti ini menaikkan laba bersih tanpa berulang di periode berikutnya. Kalau laba tahun ini terlihat melonjak, cek apakah lonjakan itu berasal dari operasi utama atau dari transaksi sekali selesai.
Cara cepatnya: bandingkan laba usaha dengan laba bersih. Kalau laba bersih jauh lebih besar sementara laba usaha stagnan, sumbernya kemungkinan berasal dari luar kegiatan utama. Laba seperti ini tidak layak dipakai sebagai dasar proyeksi tahun depan.
Membaca sinyal dari manajemen dan auditor
Opini audit dan pergantian auditor perlu diperhatikan. Opini wajar tanpa pengecualian adalah standar minimum, tetapi paragraf penekanan atau catatan mengenai ketidakpastian kelangsungan usaha tetap penting dibaca. Pergantian auditor yang terjadi berulang dalam beberapa tahun, tanpa alasan yang jelas di keterbukaan informasi, layak dipertanyakan.
Cara emiten menjelaskan hasil kinerjanya dalam keterbukaan informasi juga memberi petunjuk. Manajemen yang konsisten menyebut arus kas dan modal kerja bersama laba biasanya lebih terbuka soal kualitas profit. Ulasan mengenai pola komunikasi ini bisa dibaca di cara memantau hubungan investor emiten dari keterbukaan informasi.
Menyusun pemeriksaan sederhana
Untuk setiap emiten yang sedang dipertimbangkan, ambil laporan keuangan tiga sampai lima tahun terakhir dan periksa lima hal berikut secara berurutan:
- Arus kas operasi tiap tahun, lalu bandingkan dengan laba bersih.
- Pertumbuhan piutang usaha dibandingkan pertumbuhan penjualan.
- Perputaran persediaan dan arah perubahannya.
- Ada tidaknya pos pendapatan atau keuntungan non-operasional yang besar.
- Opini auditor dan catatan mengenai ketidakpastian.
Hasilnya bukan vonis, melainkan daftar pertanyaan yang perlu dijawab sebelum membeli saham. Sama seperti memeriksa cara melacak paket JNE tanpa nomor resi yang menuntut bukti pengiriman, menilai laba menuntut bukti bahwa uangnya benar-benar masuk.
Bagi pemilik usaha yang juga memantau emiten di sektor konsumen, disiplin serupa berlaku pada kas harian. Menjaga arus kas usaha kecil saat penjualan naik turun mengajarkan bahwa laba di atas kertas tidak menutup tagihan.
Ringkasan
Laba yang berkualitas adalah laba yang pada akhirnya berubah menjadi kas, berasal dari kegiatan utama, dan tidak bergantung pada transaksi sekali selesai. Bandingkan laba bersih dengan arus kas operasi, periksa piutang dan persediaan, lalu telusuri pos non-operasional. Pola yang konsisten selama beberapa tahun lebih berarti daripada satu kuartal yang bagus. Untuk keputusan investasi, tetap gunakan laporan resmi emiten dan pertimbangkan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang berwenang.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah laba bersih yang tinggi selalu berarti emiten sehat?
Tidak selalu. Laba bersih tinggi bisa berasal dari keuntungan penjualan aset atau penjualan yang belum dibayar pembeli. Periksa arus kas operasi dan komposisi akrualnya sebelum menyimpulkan.
Berapa lama selisih laba dan arus kas masih dianggap wajar?
Tidak ada angka baku karena bergantung pada sektor dan siklus usaha. Selisih satu periode bisa normal saat ekspansi. Yang perlu diwaspadai adalah selisih yang melebar terus selama beberapa tahun tanpa penjelasan di catatan laporan keuangan.
Di mana saya bisa menemukan data arus kas dan piutang emiten?
Laporan keuangan kuartalan dan tahunan yang dipublikasikan melalui keterbukaan informasi bursa memuat laporan arus kas serta rincian piutang dan persediaan. Dokumen ini menjadi sumber utama sebelum mengambil keputusan.